Resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon)

Semarak Clover dengan kue khas Cirebon, Pais monyong, yang selalu dihidangkan almarhumah embahku disetiap lebaran pun di acara perkawinan tante dan omku dari keluarga mama. Mama sekeluarga memang asli dan kelahiran Cirebon yang besar di Jakarta.
Sedang Pais (papais) sendiri, artinya pepes, karena dibungkus daun pisang, sedang Monyong artinya mengerucut, seperti bentuk piramid.
Walaupun pais monyong embahku isinya sering kali kacang ijo, tapi isi kelapa parut dan kacang sangrai inipun tidak kalah enaknya. Rasa kangen terhadap beliau dan masa kecil terobati waktu menyantap kue ini, comfort food banget.

Yuk mari membuatnya, apalagi konon kue ini mulai menghilang tertelan modernisasi, jangan sampai kita kehilangan resep warisan nenek moyang kita.

Bahan-bahan

25-30 buah
  1. Kulit
  2. 1/2 kg tpg ketan rose brand
  3. 200 gr gula merah sisir
  4. 50 gr gula pasir (sesuaikan selera manisnya)
  5. 50 gram blue band
  6. sejumput garam
  7. 1 daun pandan/1 saset vanilli bubuk
  8. 250-300 ml air (disesuaikan tepung)
  9. Isian
  10. 50 gram kacang tanah sangrai
  11. 1/4 buah kelapa parut
  12. 125 gr gula merah sisir
  13. Sejumput garam
  14. 1 daun pandan/1 saset vanilli bubuk
  15. 1 sdm maizena, dicairkan sedikit air

Cara Membuat

1 jam 30 menit
  1. Sangrai kacang tanah. Bersihkan kulitnya lalu tumbuk kasar, sisihkan.
    Foto langkah ke 1 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 1 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
  2. Isian, buat enten/unti, dalam wajan tambahkan kelapa parut, gula merah sisir, pandan, garam aduk hingga larut dan rata, lalu campur kembali dengan kacang tumbuk, maizena dan aduk rata. Cek rasa, kemudian dinginkan adonan isian, lalu buat bulatan sebesar kelereng, sisihkan.
    Foto langkah ke 2 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 2 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 2 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
  3. Lalu kita kerjakan adonan kulit. cairkan gula merah, gula pasir, garam, pandan dengan air. sambil diaduk sampai gula cair, lalu hangat-hangat kuku siram ke tepung ketan dan uleni, tambahkan blue band.
    Foto langkah ke 3 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 3 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 3 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
  4. Uleni terus hingga kalis. Cek rasa. Kemudian saya ambil adonan kulit dan tambah isian, bentuk bulatan agar mudah mengerjakan pais. Kerjakan hingga selesai dan sisihkan
    Foto langkah ke 4 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 4 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 4 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
  5. Setelah itu bersihkan daun pisang yg sudah dijemur sebentar untuk membungkus pais. Olesi dengan sedikit munyak goreng dan bentuk daun pisang seperti corong, isi dengan bola ketan. Pipihkan bagian atas bola ketan dan bentuk pais menjadi piramid.
    Foto langkah ke 5 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 5 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
  6. Lalu bungkus rapat daun diatas pais hingga piramid pais rapat dan rapi. Bagian lipatan daun tadi diletakan dibawah agar bungkus pais tidak terbuka.
    Foto langkah ke 6 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 6 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 6 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
  7. Setelah pais selesai smua dibungkus, siapkan dandang untuk mengukus pais. Kukus kurleb 25-30 menit. Angkat.
    Foto langkah ke 7 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
    Foto langkah ke 7 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).
  8. Taraaaa jadilah Pais Monyong ini, rasanya enak full kenangan masa kecil, juga gurih, sedikit crunchy dari kacang dan manis. Selamat mencoba.
    Foto langkah ke 8 dari resep Pais Monyong (Makanan Khas Cirebon).

Apakah kamu sudah membuat resep ini? Bagikan foto hasil kreasimu!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *